Headline

Articles

Radiasi pada monitor LCD

Monitor dapat dikatakan sebagai salah satu komponen penting dalam sebuah perangkat komputer. Hampir semua hasil operasi pada komputer ditampilkan pada monitor. Sampai dengan saat ini layar monitor yang bisa digunakan memanfaatkan tiga jenis teknologi, yaitu teknologi Cathod Ray Tube (CRT), Liquid Crystal Display (LCD) dan plasma gas. Teknologi yang tengah berkembang saat ini tidak hanya memberikan nilai positif, akan tetapi memberikan akibat yang negatif, salah satunya adalah dampak radiasi monitor terhadap pengguna komputer.
kompili
 
Cathod Ray Tube (CRT)
Tampilan layar biasanya cembung, dan terkadang mendistorsi tampilan gambar, yang seharusnya ditampilkan datar bisa jadi tampak melengkung pada monitor CRT.
Liquid Crystal Display (LCD)
Teknologi LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron untuk memancarkan sinar, akan tetapi menggunakan semacam kristal cair yang bisa berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal.
Plasma Gas Monitor plasma sering kali dipergunakan untuk seminar dalam ruangan besar yang membutuhkan layar besar untuk menampilkan presentasi. Pada monitor plasma, gas fosfor akan mengeluarkan sinar ultraviolet jika dipanaskan oleh sinyal listrik. Sinar ultraviolet tersebut kemudian menampilkan gambar di layar. Akibat teknologi yang digunakan, TV plasma sangat mudah panas.
 
Monitor komputer menghasilkan beberapa jenis radiasi yang tidak dapat dilihat oleh panca indera manusia. Gelombang-gelombang yang dihasilkan oleh layar monitor diantaranya :
  1. Sinar - X merupakan salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang berkisar antara 10 nanometer ke 100 picometer.
  2. Sinar ultraviolet dan gelombang mikro atau microwave, menyebaban sakit kepala, pening, keletihan, gangguan sistem saraf, sistem reproduksi, dsb.
  3. Radiasi elektromagnetik frekwensi atau yang dikenal juga dengan istilah Very Low Freqwency (VLF) dan Radiasi elektromagnetik frekwensi amat sangat rendah atau yang dikenal sebagai Extremely Low Freqwency (ELF) dihasilkan oleh defleksi horizontal dan sirkuit tegangan tinggi yang terdapat pada monitor
 
Penggunaan komputer sampai dengan 12 jam sehari dengan monitor yang tidak dilapisi oleh filter anti radiasi akan mengakibatkan mata merah. Semakin terang monitor anda, maka semakin banyak radiasi yang ditimbulkannya.Dampak berikutnya dari radiasi monitor komputer adalah mata yang bergetar dan berkedip, lalu dapat berlanjut memicu rabun jauh atau mata minus, keguguran dan epilepsi. Sementara dampaknya akan dirasakan mulai 15 sampai 20 tahun kemudian.
 
Gangguan kesehatan yang diakibatkan lainnya antara lain kemampuan membedakan warna berkurang dan katarak. Katarak biasanya disebabkan oleh proses penuaan, namun dalam hal ini penyakit katarak juga bisa diakibatkan oleh radiasi sinar ultraviolet.
 
 
Dari beberapa bahaya radiasi yang ditimbulkan oleh monitor komputer memang memberikan dampak yang tidak menguntungkan, namun begitulah kenyataannya. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh terutama mata. Karena kita akan selalu menggunakan komputer untuk banyak aktivitas, maka kita harus mengetahui hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahaya radiasi ini. Berikut tips yang diberikan untuk mengurangi bahaya radiasi :
 
1. Gunakan filter layar monitor komputer atau kacamata anti radiasi
2. Pilih monitor dengan radiasi rendah atau yang memiliki refresh rate lebih besar dari 70 Hertz
3. Istirahatkan mata sejenak dan segarkan mata dengan cara melihat kehijauan.
4. Perbanyak konsumsi vitamin A agar mata tetap dalam kondisi baik.
Share

Artikel Terkait Lainnya

cern edukasi.net psmk bse rumah belajar nisn nuptk kemendiknas